Categories
News

Laporan Utama – Optimalkan Mobil Usaha

Laporan Utama – Optimalkan Mobil Usaha

Selain menjalankan tugas utamanya sebagai sarana pengangkut, mobil usaha bisa dimanfaatkan sebagai sarana branding. Bahkan bagi pengusaha kreatif, mobil usaha juga bisa diberdayakan sebagai tempat menjajakan produk. Karena sifatnya yang mobile, pebisnis ini bisa menjemput konsumen hampir disemua lokasi.

Sumber : Jasa Seo Semarang

Mulai dari pinggir jalan, parkiran, dan taman. Khusus untuk mobil toko (moko), perawatannya jauh lebih mudah dan tidak perlu dipusingkan akhir tahun untuk membayar sewa tempat. Sekadar catatan, pada dasarnya tempat yang strategis adalah tempat dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi. Selain itu, perlu pula diperhatikan waktu yang paling tepat untuk menjajakan produk. Semisal beberapa ruas jalan yang ramai kendaraan dan banyak perkantoran, menjadi tempat strategis untuk moko yang menjajakan produk kuliner. Kapan waktu yang tepat Tentu saja pada waktu makan siang dan sore hari menjelang bubar jam kerja.

Lebih Untung Menyewa

Atas nama efi siensi, semua kendaraan yang digunakan oleh grup Alfa, untuk kepentingan distribusi, dilakukan dengan cara menyewa. Tidak ada yang beli sendiri. “Kami menggunakan kendaraan sendiri, sekitar 5 tahun yang lalu,” terang M. Deni Firmanto, Franchise Manager PT Midi Utama Indonesia Tbk, yang membawahi Alfamidi, Alfaexpress, dan Lawson. Karena perusahaannya tidak lagi memikirkan biaya operasional kendaraan. “Karena dari mulai sopir, bahan bakar, sampai perbaikan kendaraan sudah ditanggung oleh perusahaan yang menyewakan kendaraan.

Kami sudah tidak pusingpusing lagi,” papar Deni. Untuk satu kendaraan logistik, Alfamidi menyewa Rp6 juta untuk sebulan. Secara lebih spesifi k, pihak grup Alfamidi mensyaratkan menggunakan truk Mitshubisi untuk keperluan tersebut. Lantaran kendaraan ini sudah teruji “bandel” di lapangan. Bila ada kerusakan juga, suku cadangnya mudah didapatkan. Selama ini, menurut Deni, pihak tidak pernah kecewa akan kendaraan yang digunakan dalam pelayanan. Selain kendaraan logistik, PT Midi Utama Indonesia Tbk juga membuat “Moko (mobil toko)” untuk gerai Lawson.

Saudara kandungnya PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, yang membawahi Alfamart, juga memliki kendaraan moko ini. Lawson baru memiliki satu kendaraan. Sedangkan Alfamart, memiliki 4 kendaraan. “Biasanya kendaraan tersebut kami gunakan kalau ada keramaian. Seperti PRJ kemarin di Kemayoran, kami datang dengan mobil tersebut, dan berjualan di sana,” terang Deni.

Categories
News

Office yEd Graph Editor 3.13

Modifikasi bagan: Pernahkah Anda mendapat tugas untuk membuat dokumen teknis berisi banyak bagan dan diagram alur? Sering kali bagan dan diagram alur tidak mudah untuk dibuat menggunakan aplikasi word biasa. Untuk kebutuhan seperti ini, yWorks merilis yEd Graph Editor. yEd Graph Editor merupakan aplikasi untuk membuat dan memodifikasi berbagai jenis bagan,. Untuk membuat sebuah bagan, Anda dapat memilih sebuah bentuk dari beberapa jenis bagan untuk kemudian disatukan menggunakan satu atau lebih jenis penghubung.

Dengan berbasis drag-anddrop, membuat bagan menjadi lebih sederhana. Setelah selesai membuat bagan, yEd Graph Editor memungkinkan penyimpanan ke dalam berbagai format file, yakni JPG, PNG, PDF, GIF, dsb. Selain itu, aplikasi juga mendukung impor dari beberapa format file diantaranya GraphML, XLS/XLSX, GML, dan GEDCOM. yEd Graph Editor 3.13 mampu menjawab kebutuhan untuk membuat berbagai macam jenis bagan dengan mudah. aplikasi juga mendukung format file yang bervariasi.

Categories
News

Tampil Polos Bukan Larangan Bagian 2

Di sekolah ini, mereka kemudian memperbesar kaca-kaca sehingga cahaya bisa masuk dengan optimal. Kelas pun menjadi terang dan suasana belajar menjadi lebih nyaman. “Walau sekolahnya sementara, kami harus tetap memikirkan kenyamanan dan kebutuhan anakanak yang belajar di sini,” ucap mereka.

Lorong Tengah

Selain dinding yang polos dan penggunaan kaca yang cukup besar, hal lain yang menarik perhatian di sini adalah keberadaan lorong tengah yang memisahkan kelas-kelas. Lorong yang berfungsi sebagai jalur sirkulasi dan sebagai tempat berkumpul anak-anak sebelum pulang ini memiliki atap transparan dari bahan fiber. Tanaman rambat dan kain disematkan di sana untuk mengurangi intensitas sinar matahari yang masuk.

Dengan desain seperti ini, taman kanak-kanak ini memang berbeda. Semua guru mengakui hal ini, bahkan beberapa di antaranya menganggap sekolah ini berdesain ala kafe. Sang kepala sekolah pun berpendapat sama, menurutnya sekolah ini cukup nyaman walaupun didesain hanya untuk sekolah sementara. Kebutuhan ruang anak tercukupi, kebutuhan cahaya terpenuhi. Desain memang harus berangkat dari kebutuhan dan tak harus mengikuti yang sudah ada, kan?

Categories
News

Tampil Polos Bukan Larangan

Anggapan bahwa taman kanak-kanak harus berwarna-warni ditepis oleh dua desainer ini. Mereka membuat taman kanak-kanak dengan desain modern yang serba “polos.” Penuh dengan warna- warna ceria. Itulah yang sering ditemukan pada sekolah-sekolah taman kanak-kanak di Indonesia. Tiap dinding dipulas dengan warna yang berbeda, untuk menimbulkan suasana dan kesan ceria. Namun tidak halnya dengan sekolah yang ada di Dharmawangsa ini.

Baca juga : Jual Genset Bali

Sekolah yang sebenarnya adalah sekolah semi permanen ini—dibuat sebagai pengganti sementara selama sekolah asli mengalami renovasi—hanya dibalut warnawarna putih dan abu-abu. Tak ada pulasan warna-warni layaknya TK yang lain. Dari luar saja ia tampak berbeda dengan TK kebanyakan. Ia tampak modern, dengan kaca-kaca besar dengan bingkai terbuat dari besi dan dinding beton berwarna abu-abu. Bentuknya pun kotak. Simpel.

Aditya Novrianggono dan Sandriana Novrianggono, arsitek yang merancang TK ini sengaja membuat sekolah yang “polos”. Hal ini ditujukan agar karya anak-anak yang berwarna bisa menonjol dan terlihat dengan jelas. “Karyanya kan berwarnawarni, kalau dindingnya juga berwarna, karya dan dindingnya jadi berantem,” ujar Sandri. Kanya, sang kepala sekolah juga mengiyakan hal ini. Menurut ceritanya, di sekolah ini memang banyak artwork karya guru dan murid, yang berwarna kontras. Dengan dinding yang polos dan tak berwarna, karya-karya ini bisa lebih terlihat.

Material

Karena diperuntukkan sebagai sekolah sementara, Didit dan Sandri mencoba membuat sebuah sekolah dengan material yang ringan, murah, gampang dibongkar-pasang, dan bisa dipakai lagi di sekolah baru nanti. Itu sebabnya, mereka memilih menggunakan GRC sebagai bahan utama dindingnya. Untuk rangka, mereka menggunakan besi, bahan yang cukup kuat namun mudah dipasang.

Dinding GRC ini dilapisi semen tipis sehingga tampak seperti beton. Di beberapa bagian, mereka melekatkan bata putih imitasi, yang sebenarnya terbuat dari GRC yang dipotong dan dibentuk seperti bata. “Tak ada permintaan khusus dari klien soal bahan material ini. Bagi mereka, yang penting sekolah ini nyaman dan terang,” ucap Sandri. Ya, soal cahaya ini menjadi titik berat Sandri dan Didit. Pasalnya, di sekolah yang lama, kelas terasa sangat gelap karena minim bukaan.

Categories
News

LG 55EG960V Terang Dan Mencolok Kualitas Gambarnya

LG 55EG960V Terang Dan Mencolok Kualitas Gambarnya

Kalau Anda memiliki keraguan tentang film 3D, tontonlah Gravity dengan TV ini. Teknologi pasifnya menandakan efek 3D tidak akan menyiksa mata, tapi kedalaman yang ditawarkan oleh OLED sangat mengesankan. Di dalam paket TV ini dibawakan empat kacamata ringan, dan kami sarankan untuk mencoba 3D. Tapi bagaimana dengan standard definition Meski sangat disayangkan untuk menonton konten SD pada layar 4K seberbakat ini, TV LG bekerja keras untuk meng-upscale Who Framed Roger Rabbit pada DVD. Seperti yang bisa diperkirakan, batas menjadi kurang tegas dan detail merosot, tapi gambarnya terang dan mencolok. Tapi kami mendapati bahwa TV Samsung 4K pemenang Award kami (UE55HU7500) sedikit lebih tajam untuk upscalling.

Sumber : Wa Web

LG bekerja sama dengan Harman Kardon untuk mendandani layar 2015- nya dengan suara lebih baik. 55EG960V memiliki dua speaker down-firing di bagian bawah layar, dengan suaranya yang halus dan berbobot. Vokal terdengar jernih dan ekspresif, dengan cukup detail untuk mempertahankan atensi Anda. Tapi kami berharap suaranya lebih terbuka dan dinamis, karena suaranya dapat terdengar sangat teredam. Efek melayang menawan TV ini sendiri tampak cantik. Layarnya yang melengkung, panel setipis wafer, dan efek layar melayang yang menawan,menjadikan desainnya elegan dan terkesan mahal. Layar ini hanya sedikit melengkung, tapi Anda masih mendapatkan sedikit distorsi ketika menonton TV tidak tepat di depannya.

Layar LCD melengkung sejauh ini memberikan warna pudar jika dilihat dari samping, tapi OLED mempunyai keunggulan dari LCD. Kekontrasannya tetap kuat, warna hitam tetap dalam dan warna putih masih sama terang dan kuatnya bahkan bila dilihat dari sudut pandang ekstrem. Tidak terlihat ada pemudaran seperti yang biasa dijumpai di TV layar kurva. Panel belakang TV ternyata juga tidak pelit. Koneksinya mencakup tiga input HDMI (dua di antaranya dapat menangani 4K60p), tiga port USB, satu output optical, dan koneksi analog. Anda dapat mengakses internet menggunakan ethernet berkabel atau wi-fi .

Masa depan TV LG masih punya penawaran lain yang lebih baik WebOS 2.0, versi yang diperbarui 60 persen lebih cepat. Launcher intuitif, dan navigasi antarmuka lebih cepat. animasi dan aplikasi berjalan lancar. Namun, seperti TV Full HD dan 4K pertama, kami mengharapkan harganya akan turun setelah OLED lebih meluas. Kami belum bisa memastikan apakah ini TV terbaik tahun ini atau memutuskan apakah OLED lebih baik daripada LCD. Tapi kalau LG 55EG960V yang menawan jadi referensinya, masa depan TV tampak spektakuler.

Categories
News

Peran Polisi dalam Percaloan SIM

JAKARTA — Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya mengungkap dugaan percaloan dalam pembuatan surat izin mengemudi (SIM) yang melibatkan anggota kepolisian. Ombudsman menginvestigasi praktik percaloan itu pada AprilMei lalu di kantor Kepolisian Resor Jakarta Utara, Depok, Kota Bekasi, dan Kota Tangerang. Kepala Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya, Teguh Nugroho, menuturkan ada indikasi kerja sama antara calo dan polisi dalam pembuatan SIM yang tidak sesuai dengan prosedur. “Tidak mungkin calo bisa bermain tanpa ada orang dalam (polisi),” ujar dia kepada Tempo di kantornya, kemarin. Menurut Teguh, percaloan dalam pembuatan SIM itu terstruktur dan sistematis. Hal itu, misal nya, terlihat di kantor Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Polres Metro Kota Depok. Di sana, Ombudsman menemukan calo yang berkeliaran dan menawarkan jasanya di depan polisi. Ketika petugas Ombudsman bertanya ihwal pengurusan SIM, bahkan ada polisi yang justru mengarahkan untuk menggunakan jasa calo. Teguh menuturkan biaya pembuatan SIM melalui calo di Polres Metro Depok bervariasi. Untuk pembuatan SIM C dan A tanpa ujian praktik, biayanya dari Rp 700 ribu hingga Rp 850 ribu. Padahal biaya resmi pembuatan SIM C hanya Rp 100 ribu dan SIM A Rp 120 ribu.

Ombudsman juga menemukan jaringan calo di Satpas SIM Polres Metro Kota Bekasi. Namun para calo di sana mengarahkan pemohon untuk membuat SIM di Polres Metro Depok dan Polres Bekasi (Kabupaten). Alasan mereka, Polres Metro Kota Bekasi tengah giat membersihkan praktik percaloan SIM. Pembersihan dilakukan setelah Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Kota Bekasi, Ajun Komisaris Besar I Nengah Adi Putra, terjaring operasi tangkap tangan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan Polri pada 10 Februari lalu. Dari Polres Metro Kota Bekasi, pemohon SIM yang tertarik menggunakan jasa calo diantar hingga Polres Metro Depok dan Polres Metro Kabupaten Bekasi. “Calo-calo itu yang menyediakan sarana transportasinya,” ujar Teguh. Kepala Keasistenan Penegakan Hukum dan Keamanan Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya, Indra Wahyu, menambahkan telah terjadi maladministrasi akibat praktik percaloan SIM itu. Maladministrasi antara lain berupa penyimpangan prosedur, penyalahgunaan wewenang, dan pungutan liar.

Menanggapi temuan Ombudsman itu, Kepala Seksi SIM Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Fahri Siregar, mengatakan telah berupaya mencegah praktik percaloan itu. Caranya dengan meningkatkan sistem teknologi informasi dalam pembuatan dan perpanjangan SIM. “Pemohon SIM akan termonitor sejak dari pendaftaran, ujian praktik, hingga foto,” ujarnya. Fahri berkilah percaloan dalam pembuatan SIM tak terlepas dari peran masyarakat yang masih mau menggunakan jasa calo. “Banyak masyarakat yang tidak punya kompetensi tapi ingin punya SIM. Akhirnya mereka mencari cara dengan menyuap petugas melalui calo,” kata dia.