Categories
Rumah

Si Klasik Yang Makin Ngehits Bagian 2

Vintage Versi Lokal

Tak hanya motif vintage dengan pola-pola floral dan geometris, beberapa produsen lokal kini memperkenalkan motif vintage ala negeri sendiri, yakni batik. Produsen penutup lantai, seperti Roman, Indogress, Centro, Venus, dan Niro Granite pun memperkenalkan koleksi batik di tengahtengah motif modern yang berseliweran. Alih-alih tampil kuno, motif batik ini hadir dalam balutan desain yang lebih kontemporer dan bernilai seni. Kehadiran motif batik ini menunjukkan bahwa identitas suatu bangsa dapat dinikmati dengan berbagai cara, salah satunya menerapkannya ke dalam sebuah ruang.

Pemilihan Motif

Tahukah Anda, pemilihan warna dan motif penutup lantai dapat memengaruhi suasana sebuah ruang? Nah, bagaimana membangun suasana ruang yang diinginkan, berikut ini tipnya. • enggunaan warna-warna natural cenderung gelap dengan tekstur unpolished, dapat memberikan suasana tenang dan nyaman ke dalam ruang. Permainan warna monokromatik (tidak kontras) juga dapat membantu memberi suasana tenang • Penggunaan motif alami, seperti kayu, batu alam, dan semen ekspos, dapat memberi kesan alami pada ruang. • Untuk memberi kesan lapang, gunakan warna-warna lembut, seperti krem, putih, dan lainnya. • Penggunaan motif vintage akan menciptakan suasana tempo dulu yang trendi. Motif ini membuat ruang terkesan unik dan menarik.

Categories
Rumah

Si Klasik Yang Makin Ngehits

Penutup lantai bermotif kini dipopulerkan kembali. Dulu, motif ini sempat menjadi primadona di masanya, lantas vintage meredup karena tergerus oleh motif-motif baru yang lebih modern. Namun, rupanya ia tak pernah tenggelam sepenuhnya. Selalu ada penggemar setia yang mencari dan mengaplikasikannya ke dalam ruang mereka. Sekarang, motif vintage ini berjaya kembali.

Baca juga : Distributor Jual Genset Balikpapan

Menurut Jimin Suman, General Manager Marketing Roman Ceramics, desain vintage mulanya terinspirasi dari “hydraulic tiles” atau cement tile yang diperkenalkan di abad ke-19 dan menjadi popular di abad ke-20 di kawasan Eropa. Motif vintage pada saat itu umumnya diterapkan pada bangunan publik, baik bangunan bersejarah maupun istana.

Komposisi Warna Lebih Sempurna

Terinspirasi dari tren tersebut, beberapa produsen penutup lantai mengeluarkan motif vintage pada produk keramik dan granit mereka. Kehadiran teknologi digital printing membuat efek visual penutup lantai bermotif vintage menjadi lebih jelas dan nyata. Jimin mengungkapkan teknologi digital printing mampu menghasilkan resolusi desain yang lebih baik, sehingga motif vintage tampil dengan komposisi warna yang lebih sempurna dan menghasilkan efek rastik (tampilan retakan kecil) pada permukaannya. Tren motif vintage ini pun tak hanya menyerbu produk lantai keramik, produsen penutup lantai homogenous tile, pun ikut mengeluarkan koleksi vintage, seperti Roman Ceramics (lewat koleksi Roman Granit), Indogress, Venus, dan KIA Cotto.

Motif Alam Tetap Juara

Walaupun tren penutup lantai saat ini mengarah pada motif yang lebih unik, namun siapa sangka motif alam tetap jadi juaranya. Kesulitan mendapatkan material alami ditengarai menjadi salah satu alasan konsumen beralih ke material imitasi, salah satunya keramik dan ubin homogeneous. Misalnya saja, motif batu marmer. Yos Irawan, Head Marketing Granito, mengungkapkan garis alur alami yang ditampilkan batu marmer membuat ruang terkesan mewah. Motif lain yang tak kalah juara adalah motif kayu. Ingrid Lasmaria Septarini, Assistant Manager Marketing Communication Niro Ceramic Indonesia (Niro Granite)mengatakan tak hanya tampilannya saja yang mirip, teksturnya pun dibuat menyerupai kayu asli.“Guratan-guratan acak yang menawan dari kayu asli kini dapat diterapkan di ubin keramik atau homogeneous tile (Niro Granite menyebutnya porcelain tile). Lebih murah, kuat, dan mudah dirawat,” ujar Ingrid.

Categories
Rumah

Ketika Lantai Tak Lagi Jadi Figuran

Lantai bukan lagi sekadar elemen pelengkap di dalam rumah. Dengan desain yang terencana dan pemasangan yang baik, lantai pun bisa memberi nilai lebih pada rumah. Sudahlah, lantai, sih, gampang. Pakai keramik warna putih ukuran 30cm x 30cm saja. Beres, kan?”

Baca juga : Distributor Jual genset Makassar

Rasanya, kalimat ini sering saya dengat saat dulu masih berkecimpung di dunia proyek bangun rumah. Rina (33), karyawan swasta dan ibu 1 orang anak, ternyata pernah mengalami hal serupa. “Almarhum papaku dulu pernah bilang begini saat saya mau bangun rumah: udah, lantai sih, enggak usah dipikirin. Pilih keramik putih saja,” ucapnya.

Tak dapat dipungkiri, dulu banyak orang yang menganggap penutup lantai bukan hal penting yang harus dipikirkan saat membangun/merenovasi rumah. Ibaratnya, lantai hanya sebuah kanvas atau latar belakang, dan furnitur sebagai hiasan atau objek utama di dalam ruang. Tetapi, lihatlah kini, inovasi yang terus berkembang di bidang penutup lantai membuat material ini masuk ke dalam prioritas utama.

Bahkan, penutup lantai mulai dipercaya menjadi “pemeran utama” dalam mempercantik tampilan interior rumah. Dari sekian banyak jenis penutup lantai yang ada di pasaran, ada 2 yang paling banyak di buru, yaitu keramik dan homogeneous tile. “Sebagai kontraktor, saya melihat kedua material ini paling banyak tersedia di pasaran, aplikasi mudah, warna beragam, motif banyak, minim perawatan, serta harganya terjangkau,” ucap Bambang Djoko, kontaktor perumahan khusus rumahrumah mungil.

Yang aneh, walau banyak orang menggunakan homogeneous tile, banyak yang salah sebut nama. Ada yang menyebut keramik granit atau granit saja. Padahal, homogeneous tile bukan keramik atau granit, walau secara bentuk dan tampilan mirip keramik serta motif mirip batu granit. Homogenous tile terbuat dari campuran tanah liat, silika, dan kaolin, yang diaduk menjadi satu sehingga homogen, baik dilihat dari warna, motif, dan kekuatan dari lapisan atas sampai bawah. Keramik terbentuk dari 2 lapis material, yaitu glasur dan tanah liat.

Sementara, granit merupakan batu alam asli yang terbentuk secara alamiah. Untuk memberi gambaran lengkap, akan menjabarkan perbedaan antara keramik dan homogeneous tile. Begitu pula dengan motif-motif terbaru yang akan membuat Anda berdecak kagum. Terpenting, Anda juga akan mendapatkan ide desain lantai dari material keramik dan homogeneous tile. Semua penjabaran ini hanya ada di rubrik Laporan Utama. Ingat, memilih penutup lantai itu ibarat memilih pasangan hidup. Anda dituntut tidak boleh sembarangan, jangan terburuburu, serta harus mengetahui terlebih dahulu kekurangan dan kelebihannya, sebelum benar-benar diputuskan untuk “tinggal” serumah dengan Anda.

Categories
Rumah

Solusi untuk Masalah AC di Rumah Bagian 2

AC BERBAU Belakangan ini AC saya kerap mengeluarkan bau yang tidak sedap jika dinyalakan, apa yang harus saya lakukan? Nisa Z, Bandung Sebenarnya AC tidak mengeluarkan bau. Apabila timbul bau saat AC baru dinyalakan, ini biasanya disebabkan oleh sumber bau yang berasal dari ruangan itu sendiri, misalnya makanan. Bau dari makanan akan terbawa oleh udara, lalu menempel pada kisi-kisi evaporator. Ketika AC dinyalakan kembali, bau-bauan tadi ikut tertiup oleh udara dingin yang dikeluarkan oleh AC. Solusi dari kami, sebaiknya pilih jenis AC yang bisa mengatur waktu operasi AC. Jadi, sebelum AC dinyalakan, kisi-kisi evaporator akan dibasahi secara otomatis sehingga bau-bau yang tadinya menempel akan hilang dan udara yang keluar dari AC jadi lebih segar tidak berbau. AC saya juga sering mengeluarkan bau ketika baru dinyalakan. Tukang reparasi bilang, ada kotoran atau bakteri yang menumpuk pada evaporator. Solusinya adalah rutin lakukan perawatan dan pembersihan AC, baik dilakukan sendiri maupun dengan meminta bantuan tenaga reparasi.

AC BERDERIT Jika dinyalakan, AC saya berisik berderit-derit. Namun, suara ini hilang beberapa saat kemudian dan kadang muncul lagi. Apa penyebabnya dan bagaimana solusinya? Chairina, Bekasi Ada beberapa hal yang menyebabkan AC berisik berderit-derit, antara lain karena sekrup yang kendur. Jika demikian, kencangkan sekrup agar suara berderit hilang. Penyebab yang kedua adalah ada pipa yang bersentuhan dengan cover atau bagian penutup AC. Solusinya, atur posisi pipa sehingga tidak bersentuhan dengan cover.

Categories
Rumah

Solusi untuk Masalah AC di Rumah

Pendingin ruangan atau Conditioner satu barang elektronik yang sering digunakan di rumah. Terlebih, bagi (AC) menjadi salah Air pemilik rumah yang tinggal di daerah berhawa panas dan lembap. Tapi, bagaimana jika AC di rumah Anda mengalami gangguan, baik karena kesalahan penggunaan maupun kerusakan teknis? Tentunya, rumah menjadi kurang nyaman karena ruangan pengap dan panas. Untuk membantu menyelesaikan permasalahan ini agar cepat tuntas, akan membahas masalah dan solusi seputar AC*).

Baca juga : Distributor Jual genset Semarang

AC BOCOR AC di rumah saya bocor, air selalu menetes jika AC dinyalakan. Apa penyebabnya dan bagaimana solusinya? Niken P, Jakarta Ada beberapa kemungkinan penyebab terjadinya kebocoran pada air pembuangan AC. Pertama, saluran pembuangan AC pampat sehingga air tidak dapat mengalir dengan lancar. Hal ini menyebabkan air meluap pada bak penampungan, sehingga air menetes ke luar. Solusinya, cari penyebab pampat dan bersihkan saluran tersebut. Penyebab kedua adalah bagian pompa drain pada AC tidak berfungsi dengan baik. Jika demikian, sebaiknya hubungi teknisi atau pusat pelayanan AC Anda. AC bocor bisa jadi karena saluran pembuangan air yang kurang rapat. Solusinya, Anda bisa merapatkan selang saluran pembuangan air tersebut atau menggantinya jika terjadi kerusakan atau kebocoran.

FREON BOCOR AC di rumah saya rusak karena kebocoran freon, apa penyebabnya dan bagaimana solusi untuk memperbaiki AC tersebut? Agustin S, Depok Banyak hal yang dapat menyebabkan kebocoran freon, namun biasanya kebocoran ini disebabkan oleh adanya sambungan instalasi pipa yang kurang kencang atau kendur. Solusinya, kencangkan sekrup dan nut. Bila perlu lakukan flaring (melebarkan pipa) ulang. Jangan lupa lakukan pengecekan sambungan las pada instalasi pipa untuk memastikan ada tidaknya kebocoran.

MERAWAT KONDENSOR Perlukah saya melakukan perawatan pada kondensor AC? Bagaimana perawatannya? Asyahdi, Depok Melakukan perawatan kondensor pada AC sangat diperlukan, sebab kondensor adalah tempat pelepasan panas pada sistem AC. Jadi agar sistem AC dapat bekerja dengan sempurna, pastikan kondisi kondensor selalu bersih dan tidak terhalang oleh benda apapun. Perawatan kondensor dilakukan dengan pencucian secara berkala, umumnya 3 bulan sekali (tergantung kondisi lingkungan).

Categories
Rumah

Ide Rumah Asri di Wilayah Jakarta dengan Penambahan Kolam

Ide Rumah Asri di Wilayah Jakarta dengan Penambahan Kolam – Sebuah kolam, selain sebagai penyejuk suasana, juga dapat berfungsi sebagai pembatas area di taman. Teras belakang merupakan area privat bagi penghuni rumah. Ia menjadi tempat ideal untuk bersantai dan melakukan aktivitas favorit. Tidak heran jika rancangannya dibuat sedekat mungkin dengan alam, untuk membuat penghuni relaks dan lepas dari kepenatan. Biasanya, teras belakang diletakkan berhadapan dengan taman. Selain untuk bersantai, keberadaan taman jadi penunjang untuk melakukan olahraga dan hobi, juga menggelar pesta kebun. Begitu pula dengan teras ini.

Rumah di mana teras ini berdiri memiliki 3 massa. Dua massa bangunan dibangun saling bersisian, hanya dipisahkan oleh sebuah koridor. Keduanya memiliki teras belakang dengan orientasi yang sama: menghadap taman dan bangunan massa ketiga. Teras pada kedua massa itu disatukan oleh sebuah kolam berbentuk “L”. Awalnya kolam dengan panjang mencapai 20 m ini ditujukan sebagai reflecting pond. Dalam proses pengerjaannya, ia berkembang menjadi kolam untuk ikan-ikan koi. Taman yang berhadapan dengan teras diisi pohon bambu, kamboja, liang liu, dan ketapang kencana berdaun putih. Konsep tamannya simpel. Beberapa pohon besar ditempatkan di tepi, sementara bagian tengahnya dibiarkan terbuka, hanya diberi groundcover rumput. Kedua teras itu memiliki orientasi ke arah massa ketiga yang berfungsi sebagai bangunan penunjang. Sebagian dinding bangunan itu diolah dengan roster dan motif kotak-kotak asimetris bercat warna-warni.

Meski hanya pendukung, namun bangunan ini tetap mendapat perhatian, sebab fokus pandangan dari teras banyak mengarah ke sana. Unsur alam tidak ditinggalkan. Lantai dan kolom teras, misalnya, menggunakan penutup kayu merbau. Alhasil, sebagai area transisi antara eksterior dan interior, tampilan teras tetap bisa menyatu dengan alam.

4 Syarat Kolam Sehat Agar ikan koi bisa berkembang dengan sehat, ada beberapa persyaratan yang harus diperhatikan dalam pembuatan kolamnya.

Lokasi Kolam

• Posisi paling ideal untuk ikan koi adalah yang mendapat sinar matahari minimal 3 jam sehari. Tempatkan kolam pada lokasi yang tidak terlalu rindang dan tidak terlalu panas. Jika terlalu rindang, air akan cepat kotor oleh daun yang berjatuhan dan perkembangan warna ikan juga tidak terlalu baik. Namun bila tempatnya terlalu terbuka juga akan menyebabkan air kolam cepat berlumut.

Kedalaman Kolam

• Suhu air bagian atas dan bagian bawah akan berbeda pada siang hari dan malam hari. Maka sebaiknya tinggi air pada kolam minimal 2 m agar ketika perubahan suhu terjadi ikan koi mudah beradaptasi.

Kemiringan Permukaan

• Permukaan kolam sebaiknya memiliki kemiringan antara 20% hingga 40% ke samping atau ke sudut kolam, atau ke bagian tengah kolam. Itu agar kotoran ikan mudah terkumpul sehingga memudahkan pula saat proses pembersihan atau penyedotan kotoran. Jangan lupa untuk menyiapkan pembuangan di bagian sudut bawah untuk menguras airnya. Hal ini bisa sejalan pada desain dasar kolam yang dibuat miring ke sudut.

Filterisasi

• Filter air sebaiknya dibentuk menjadi 3 bilik. Bilik pertama sebagai pengendapan kotoran. Bilik kedua dan ketiga juga berfungsi sebagai kolam pengendapan namun disertai filter di setiap biliknya. Tempatkan pula filter mat di salah satu bilik, yaitu filter yang berfungsi sebagai tempat tumbuh bakteri pengurai yang membantu proses penjernihan air.

Ketersediaan Genset

Genset penting sebagai sumber listrik di rumah anda. oleh karenanya pastika rumah anda tersedia genset. Pastika anda beli genset di agen jual genset jakarta yang terpercaya