Categories
News

Hadiah Ramadhan Terbaik

Pemerintah kelihatannya tak mau mengambil risiko. Itu sebabnya keran impor bagi sejumlah makanan pokok, seperti beras, bawang putih, cabai, bawang merah, dan daging sapi, dibuka lebar. BI pun sepertinya akan menunggu hingga habis Lebaran untuk menentukan apakah akan kembali menurunkan suku bunga, dengan catatan nilai rupiah dan inflasi terkendali.

Pemerintah tampaknya juga akan lebih mengandalkan peningkatan belanja negara untuk merangsang pertumbuhan ekonomi. Itu sebabnya revisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2016 menunjukkan pertumbuhan penerimaan pajak yang sangat agresif (23 persen dibanding rata-rata 8 persen selama tiga tahun lalu).

Ada juga rencana membiayai naiknya belanja ini dengan menerbitkan tambahan obligasi pemerintah. Keputusan perusahaan peringkat Standard & Poor’s (S&P) yang tidak mengubah peringkat Indonesia pada satu tingkat di bawah investment grade cukup mengecewakan. Tapi agaknya ini tak sampai menghentikan usaha penerbitan obligasi pemerintah di pasar modal. Baru-baru ini penerbitan obligasi pemerintah sebesar 3 miliar euro mendapat respons pasar yang jauh di atas ekspektasi.

Perubahan asumsi pemerintah pada revisi anggarannya cukup menarik untuk dicermati. Terlihat kali ini pemerintah lebih percaya diri untuk menetapkan asumsi rupiah di level 13.500 per dolar dibandingkan dengan Rp 13.900 sebelumnya. Inflasi juga diproyeksikan mencapai 4,0 persen sesuai dengan target BI dibanding 4,7 persen sebelumnya.

Namun asumsi harga minyak di angka US$ 35 per barel terlihat jauh lebih konservatif dari harga US$ 50 per barel sebelumnya, yang sebenarnya sudah cukup tepat memprediksi menguatnya tren harga minyak saat ini. Walau ini pertanda baik bagi pendapatan pemerintah, mungkin hasilnya tak akan cukup menutup naiknya belanja negara.

Itu sebabnya kebijakan amnesti pajak, yang sedang dibahas di parlemen, menjadi semakin penting agar selisih penerimaan dan belanja negara dapat tertutup. Tantangannya adalah sejauh mana kebijakan amnesti pajak dapat cepat disetujui parlemen agar dapat berdampak pada akhir tahun ini.

Beberapa tren menggembirakan memang mulai terlihat pada awal Ramadan ini. Konsumsi sudah mulai meningkat dan beberapa proyek infrastruktur besar mulai bergerak. Tapi, dengan sisa tahun ini tinggal tujuh bulan lagi, perbaikan ekonomi kita tampaknya akan lebih terasa pada 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *