Categories
Rumah

Ide Rumah Asri di Wilayah Jakarta dengan Penambahan Kolam

Ide Rumah Asri di Wilayah Jakarta dengan Penambahan Kolam – Sebuah kolam, selain sebagai penyejuk suasana, juga dapat berfungsi sebagai pembatas area di taman. Teras belakang merupakan area privat bagi penghuni rumah. Ia menjadi tempat ideal untuk bersantai dan melakukan aktivitas favorit. Tidak heran jika rancangannya dibuat sedekat mungkin dengan alam, untuk membuat penghuni relaks dan lepas dari kepenatan. Biasanya, teras belakang diletakkan berhadapan dengan taman. Selain untuk bersantai, keberadaan taman jadi penunjang untuk melakukan olahraga dan hobi, juga menggelar pesta kebun. Begitu pula dengan teras ini.

Rumah di mana teras ini berdiri memiliki 3 massa. Dua massa bangunan dibangun saling bersisian, hanya dipisahkan oleh sebuah koridor. Keduanya memiliki teras belakang dengan orientasi yang sama: menghadap taman dan bangunan massa ketiga. Teras pada kedua massa itu disatukan oleh sebuah kolam berbentuk “L”. Awalnya kolam dengan panjang mencapai 20 m ini ditujukan sebagai reflecting pond. Dalam proses pengerjaannya, ia berkembang menjadi kolam untuk ikan-ikan koi. Taman yang berhadapan dengan teras diisi pohon bambu, kamboja, liang liu, dan ketapang kencana berdaun putih. Konsep tamannya simpel. Beberapa pohon besar ditempatkan di tepi, sementara bagian tengahnya dibiarkan terbuka, hanya diberi groundcover rumput. Kedua teras itu memiliki orientasi ke arah massa ketiga yang berfungsi sebagai bangunan penunjang. Sebagian dinding bangunan itu diolah dengan roster dan motif kotak-kotak asimetris bercat warna-warni.

Meski hanya pendukung, namun bangunan ini tetap mendapat perhatian, sebab fokus pandangan dari teras banyak mengarah ke sana. Unsur alam tidak ditinggalkan. Lantai dan kolom teras, misalnya, menggunakan penutup kayu merbau. Alhasil, sebagai area transisi antara eksterior dan interior, tampilan teras tetap bisa menyatu dengan alam.

4 Syarat Kolam Sehat Agar ikan koi bisa berkembang dengan sehat, ada beberapa persyaratan yang harus diperhatikan dalam pembuatan kolamnya.

Lokasi Kolam

• Posisi paling ideal untuk ikan koi adalah yang mendapat sinar matahari minimal 3 jam sehari. Tempatkan kolam pada lokasi yang tidak terlalu rindang dan tidak terlalu panas. Jika terlalu rindang, air akan cepat kotor oleh daun yang berjatuhan dan perkembangan warna ikan juga tidak terlalu baik. Namun bila tempatnya terlalu terbuka juga akan menyebabkan air kolam cepat berlumut.

Kedalaman Kolam

• Suhu air bagian atas dan bagian bawah akan berbeda pada siang hari dan malam hari. Maka sebaiknya tinggi air pada kolam minimal 2 m agar ketika perubahan suhu terjadi ikan koi mudah beradaptasi.

Kemiringan Permukaan

• Permukaan kolam sebaiknya memiliki kemiringan antara 20% hingga 40% ke samping atau ke sudut kolam, atau ke bagian tengah kolam. Itu agar kotoran ikan mudah terkumpul sehingga memudahkan pula saat proses pembersihan atau penyedotan kotoran. Jangan lupa untuk menyiapkan pembuangan di bagian sudut bawah untuk menguras airnya. Hal ini bisa sejalan pada desain dasar kolam yang dibuat miring ke sudut.

Filterisasi

• Filter air sebaiknya dibentuk menjadi 3 bilik. Bilik pertama sebagai pengendapan kotoran. Bilik kedua dan ketiga juga berfungsi sebagai kolam pengendapan namun disertai filter di setiap biliknya. Tempatkan pula filter mat di salah satu bilik, yaitu filter yang berfungsi sebagai tempat tumbuh bakteri pengurai yang membantu proses penjernihan air.

Ketersediaan Genset

Genset penting sebagai sumber listrik di rumah anda. oleh karenanya pastika rumah anda tersedia genset. Pastika anda beli genset di agen jual genset jakarta yang terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *