Categories
News

Tampil Polos Bukan Larangan Bagian 2

Di sekolah ini, mereka kemudian memperbesar kaca-kaca sehingga cahaya bisa masuk dengan optimal. Kelas pun menjadi terang dan suasana belajar menjadi lebih nyaman. “Walau sekolahnya sementara, kami harus tetap memikirkan kenyamanan dan kebutuhan anakanak yang belajar di sini,” ucap mereka.

Lorong Tengah

Selain dinding yang polos dan penggunaan kaca yang cukup besar, hal lain yang menarik perhatian di sini adalah keberadaan lorong tengah yang memisahkan kelas-kelas. Lorong yang berfungsi sebagai jalur sirkulasi dan sebagai tempat berkumpul anak-anak sebelum pulang ini memiliki atap transparan dari bahan fiber. Tanaman rambat dan kain disematkan di sana untuk mengurangi intensitas sinar matahari yang masuk.

Dengan desain seperti ini, taman kanak-kanak ini memang berbeda. Semua guru mengakui hal ini, bahkan beberapa di antaranya menganggap sekolah ini berdesain ala kafe. Sang kepala sekolah pun berpendapat sama, menurutnya sekolah ini cukup nyaman walaupun didesain hanya untuk sekolah sementara. Kebutuhan ruang anak tercukupi, kebutuhan cahaya terpenuhi. Desain memang harus berangkat dari kebutuhan dan tak harus mengikuti yang sudah ada, kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *